Harapan Industri Vape untuk Pemerintah Indonesia

Industri vape di tanah air sedang jadi primadona. Banyak pelaku industri vape di Indonesia saat ini mulai bergerak untuk menciptakan produk-produk terbaiknya agar bisa diterima masyarakat.

 

Ini merupakan efek domino dari legalitas yang diberikan pemerintah terhadap produk vape dan turunannya yang sudah mulai berlaku sejak tahun 2019 lalu.

 

Euphoria ini juga punya dampak negatif tersendiri bagi pelaku industri vape domestik, khususnya terhadap gempuran produk-produk liquid impor yang masuk ke tanah air.

 

Namun para pelaku industri vape tanah air tetap optimis produknya masih tetap jadi pilihan utama pasar domestik.

 

“Tren seperti itu pasti ada, cuma percayakan bahwa di Indonesia itu orang-orang yang nasionalisnya tinggi itu banyak saya bilang. Contohnya saya melihat tren liquid luar itu sekitar 2015-2016 itu iya trennya besar, tapi saat ini tahukah mas, liquid Indonesia menjadi liquid kiblat dunia,” kata Dirk Franklin selaku Sales Manager dan PR Vapezoo.

 

Saat ini, kata Franklin, pelaku industri vape butuh dukungan dari pemerintah dalam hal sosialisasi kepada publik soal vape dan liquid itu sendiri. Hal ini penting agar masyarakat tahu jika produk vape dan liquid sudah mendapatkan izin dan dilegalkan oleh pemerintah.

 

Senada dengan Vapezoo, TIGAC selaku produsen liquid juga berharap dukungan penuh dari pemerintah khususnya dalam proses ekspor produk liquid tanah air ke luar negeri.

 

Sebab saat ini liquid asal Indonesia sudah mendapat tempat sendiri di dunia vape internasional.

 

“Harapan untuk pemerintah bagi pelaku industri itu agar membantu untuk memudahkan ekspor dan juga kasih edukasi. Industri di Indonesia itu growing bertumbuh terus. Liquid berpita cukai itu dari 2019 artinya legalnya baru 2019. Tapi pasar itu sudah terbentuk dari 2014,” kata Darwis Azhari selaku co-founder TIGAC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *