Mitos dan Fakta Soal Liquid yang Perlu Vapers Ketahui

 

 

Mitos dan Fakta Soal Liquid yang Perlu Vapers Ketahui

 

Vapers khususnya nubie pasti pernah berkonsultasi dulu dengan penjual liquid soal kualitas dan rasa liquid yang akan dibeli. Ada yang pernah bilang kalau warna liquid dan kemasannya menentukan kualitas dan rasa yang akan dinikmati nanti.

 

Beberapa pengalaman yang pernah didengar soal liquid yang berwarnah coklat memiliki kualitas yang baik dari liquid yang berwarna bening atau kuning. Selain itu ada juga yang bilang kalau kemasan liquid dari botol kaca itu jauh lebih berkualitas daripada kemasan plastik, karena kekuatan kemasan dan daya tahannya yang bisa berpengaruh terhadap cairan liquid di dalamnya.

 

Tapi apakah itu benar atau hanya sekedar mitos saja yang memang sudah lama berkembang di kalangan vapres. Semua itu kembali kepada masing-masing vapres untuk menyikapinya, karena hal itu memang bisa benar dan bisa juga salah.

 

Untuk itu TIGAC mau ngulas beberapa hal soal warna liquid dan kemasannya agar vapers tidak bingung lagi dalam menentukan pilihan liquid nantinya.

 

Warna Coklat Menandakan Liquid berkualitas?

 

Pada dasarnya liquid yang baru dibuat umumnya berwarna cerah karena komponen-komponen yang ada dalam liquid belum bercampur dengan sempurna. Untuk mencapai kesempurnaan itu, biasanya butuh waktu agar seluruh komponennya terikat satu sama lainnya. Bisanya waktu yang diperlukan bervariasi mulai dari 1 minggu hingga 1 bulan.

 

Jika sudah mencapai waktu tersebut, biasanya warna liquid akan berubah menjadi sedikit agak pekat. Nah ini yang sering dibilang liquid berwarna coklat. Tapi belum tentu juga warna coklat pada liquid kualitasnya lebih baik dari liquid yang berwarna cerah.

 

Tapi perlu vapers ketahui juga, jika liquid dibiarkan terlalu lama juga akan mengurangi kualitas dan rasanya. Seperti flavornya sudah mulai menipis, nikotinnya sudah mulai tidak menonjol, dan throat hit-nya bisa semakin halus atau hilang sama sekali.

 

Kuncinya adalah soal cara penyimpanannya saja. Sama dengan bahan campran lainnya yang bersifat cair kualitasnya akan tetap terjaga jika disimpan dengan baik dan benar. Khusus untuk liquid masa umur kualitas bisa bertahan 1-2 tahun jika proses penyimpanannya baik dan benar.

 

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa liquid akan mengalami proses penguraian yang menyebabkan warna liquid juga berubah menjadi kecoklatan atau coklat pekat. Tapi perlu diingat semakin coklat warna liquid kemungkinan akan terjadi penurunan rasa dan efek nikotin. Jadi ada baiknya vapers memilih liquid yang warnanya tidak coklat pekat.

Botal Kaca Kulaitasnya Lebih Baik dari Botol Plastik

 

Untuk pendapat ini tidak benar, karena kualitas liquid tidak ditentukan dari kemasan botol kaca atau plastik, tapi bagaimana cara penyimpanan liquid itu sendiri.

 

Kita ambil contoh yang simpelnya saja, botol air kemasan plastik disarankan tidak boleh dibiarkan begitu lama apalagi terkena sinar matahari langsung. Hal ini benar adanya, tapi bukan karena air di dalamnya yang basi atau kadaluarsa, melainkan karena air tadi sudah bercampur dengan zat-zat yang terkandung dalam plastik tersebut.

 

Penguraian zat yang ada dalam plastik akan lebih cepat terjadi apabila terkena sinar matahari langsung dan tidak langsung. Hal ini berlaku juga terhadapa cairan liquid apabila dikemas dengan botol plastik.

 

Sedangkan botol kaca diyakini memiliki ketahanan yang lebih baik dari plastik terhadap paparan sinar matahari. Sehingga anggapan kemasan liquid dari botol kaca kualitasnya lebih baik dari liquid yang dikemas dalam botol plastik bisa dibilang benar tapi juga tidak bisa menjadi patokan dalam memilih liquid. Karena semuanya kembali kepada proses dan penyimpanan liquid itu sendiri.

 

Itu tadi beberapa ulasan terkait mitos dan fakta yang berkembang dikalangan vapers soal warna dan kemasan liquid. Tapi yang perlu diketahui, saat ini banyak produsen liquid yang menggunakan plastik berkualitas untuk kemasan liquidnya. Makanya botol plastik kemasan liquid berbeda dengan botol air kemasan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *