Vapezoo dan TIGAC Bawa Misi Khusus di Liquid Slank Poppies

Dunia vape tanah air mulai unjuk gigi. Meski masih dalam masa pandemi, namun tak menyurutkan semangat pelaku usaha Vape untuk terus berinovasi dan bersosialisasi tentang Vape kepada publik.

 

Dimotori Vapezoo dan TIGAC, pelaku industri vape ingin mengkampanyekan nilai-nilai yang baik dalam dunia vaping. Sebab Vape sendiri saat ini sudah mendapatkan legalitas dari pemerintah sejak 2019.

 

Demi memuluskan misi tersebut Vapezoo dan TIGAC mengambil langkah strategis dengan menggandeng band legendaris tanah air yakni Slank untuk berkolaborasi memuluskan kampanye Vape yang sehat di Indonesia.

 

“Mengkolaborasikan musik dengan vape itu lebih ke lifestyle. Jadi memang itu kolaborasi yang sangat kuat sekali di dunia vape dan musik ini menurut kami,” kata Dirk Franklin selaku Sales Manager dan PR Vapezoo di Acara Grand Launching Liquid Slank Poppies, Kamis (9/9/2021).

 

Franklin menjelaskan, dipilihnya Slank sebagai artis yang diajak untuk berkolaborasi bukan tanpa alasan. Sebab Slank merupakan band legendaris di tanah air yang memiliki basis massa terbesar.

 

Selain itu, Slank juga punya visi misi yang sama dengan para pelaku industri vape tanah air yang diwakili Vapezoo dan TIGAC, yang ingin membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat.

 

Sebab pihaknya ingin Vape tidak dipandang sebelah mata lagi oleh masyarakat. Selain itu Vape juga sudah teruji aman dikonsumsi dan bisa menjadi alternatif orang untuk berhenti merokok.

 

“Karena kita percaya bahwa Slank bisa menjadi wajah baru di dunia Vape. Kebetulan saya itu mentor vape nya om Ivan (basis slank). Jadi kita punya satu visi dan misi yang sama dengan mereka,” tambahnya.

 

Franklin mengungkapkan, meski animo masyarakat terhadap Vape terus meningkat. Namun tak dipungkiri image negatif masih melekat terhadap dunia Vape.

 

Sebab dahulu saat Vape mulai naik sekitar 2018, banyak oknum yang menyalahgunakan keberadaan Vape itu sendiri. Karena banyak pemberitaan di media yang mengungkap adanya bisnis narkoba dalam dunia Vape.

 

Untuk itu Franklin menilai Industri Vape harus memiliki icon agar bisa memberikan edukasi dan sosialisasi juga kepada masyarakat, bahwa Vape itu sehat dan tidak terkait dengan hal-hal negatif khususnya narkoba.

 

“Kita belum ada sosok yang seperti itu tapi memang yang saya lihat di Indonesia ini. Yang ada oh followersnya segini ya udah kita jadiin icon. Cuma kenapa slank, karena visi dan misi kita sama. Kita pengen Indonesia lebih happy, kita ingin Indonesia lebih sehat,” katanya.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *